ulil's posts with tag: tadabbur

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag tadabbur
Sebenarnya, apa sih yang terlintas dalam pikiran kita ketika pada suatu titik kita menyadari bahwa Allah (dalam banyak ayat al Qur'an) memerintahkan kita untuk memikirkan tentang hasil ciptaan-Nya di alam semesta? Kalau saya sendiri, pikiran saya akan langsung membayangkan tentang keindahan alam yang luar biasa, atau keseimbangan antara komponen yang ada di alam (misalnya proses rantai makanan). Ini bukan karena saya anak kehutanan lho, tapi mungkin karena inilah yang sering saya dengar dan saya baca ketika ada yang membicarakan masalah mentadabburi alam semesta.

Setelah cukup lama menjelajahi dunia blog. Dimana salah satu bagian favorit saya adalah membaca kisah dan pengalaman hidup yang dituliskan oleh para blogger di blog mereka. Ternyata, dari beragam kisah dan pengalaman tersebut, banyak sekali pelajaran yang bisa dipetik jika kita mau memikirkanya. Saya jadi kembali berpikir tentang makna perintah Allah untuk mentadabburi alam. Mungkin salah satu bagiannya adalah bagaimana kita bisa mengambil pelajaran dari hasil mentadabburi kisah dan pengalaman hidup manusia (yang merupakan bagian dari alam semesta), agar kita bisa semakin bijak menjalani hidup.

"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa al-Qur'an itu benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?" (Q.s. Fushshilat: 53).

Blog EntryBelajar untuk menemukan kesadaran diriNov 29, '07 11:16 PM
for everyone
Bacalah...

Bunyi perintah pertama yang diturunkan Allah kepada Rasulullah saw. Membaca ayat-ayat qauliyah berupa ayat-ayat Al Qur'an, maupun membaca ayat-ayat kaunyiah berupa tanda-tanda kebesaran-Nya yang bertebaran di alam semesta.

Untuk itu Allah memberi kita perlengkapan berupa pendengaran, penglihatan dan hati. "Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur" (QS. Al-Nahl: 78).

Pendengaran dan penglihatan untuk membaca, melihat, mengamati dan mendengar, ayat-ayatnya dan hati untuk memikirkan dan menimbang baik dan buruknya. Dengan bekal itulah kita mencoba menemukan kesadaran diri. Menjawab pertanyaan siapa, dari mana, untuk apa dan akan kemana kita.

Berapa usia kita sekarang? 20, 40, atau 70 tahun? Sudahkah kita menemukan jawabannya? Ataukah kita masih dalam kebingungan. "Maka, apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila kiamat sudah datang?" (QS. Muhammad: 18)


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help