ulil's posts with tag: lingkungan
Link: http://www.pelangi.or.id/pub.phpYayasan Pelangi Indonesia, LSM yang memfokuskan diri pada pengembangan dan pembentukan masyarakat mandiri yang mampu mengatur dan menjaga kualitas sumberdaya alam dan lingkungannya serta mencapai kesejahteraan sosial ekonomi yang berkeadilan dan demokratis.
Salah satu langkahnya adalah menyediakan berbagai bahan bacaan yang bisa kita download gratis di websitenya. Beberapa e-book yang menarik (menurut saya) yaitu: Bumi Makin Panas dan Loe Loe, Gue Gue.
Masih banyak lagi e-book dan artikel menarik lainnya. Silahkan berkunjung saja. 
Link: http://mygardenguide.comWelcome to My Garden Guide, the most comprehensive gardening resource on the web!
Seperti yang dikatakan diatas. Website ini memuat informasi yang lengkap sekali tentang berkebun. Ada ensiklopedi tanaman, ada tips berkebun, bisa bertanya ke ahlinya, dll. 
Link: http://www.biopori.comDi website ini kita bisa tau bentuk biopori itu seperti apa, manfaat dan keunggulannya sampai cara membuatnya.
Sayangnya artikelnya gak bisa di copy paste. Terus ada peringatannya "Tidak diperkenankan memproduksi seluruh maupun sebagian isi situs ini dalam bentuk maupun media apapun tanpa ijin tertulis dari Tim Biopori IPB."
Takut dibajak kali ya... hehehe
Karena ngambil skripsi tentang masyarakat tradisional, mau gak mau saya harus baca buku-buku tentang kearifan tradisional. Yang menarik dari masyarakat dan teknologi mereka adalah pemanfaatan sumberdaya yang ada disekitarnya dengan optimal sehingga sebuah keluarga bisa secara mandiri memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Saya jadi membayangkan kalau nanti punya rumah, bisa mengaplikasikan apa yang ada didalam buku-buku itu. Rumah kecil dengan kebun dibelakangnya. Dikebun itu ditanamin dengan tanaman buah-buahan seperti mangga, rambutan, pepaya dan pisang. Kemudian ada kolam ikan yang gak terlalu besar yang diatasnya dibuatkan kandang ayam. Dipinggir kolam ditanami dengan sayur-sayuran dan kacang-kacangan. Semuanya saling berhubungan dan tidak ada yang terbuang sia-sia. Ayam diberi makan dari nasi yang tersisa, ikan mendapat pakan dari kotoran ayam, sayur-sayuran disirami dengan lumpur dari kolam ikan sebagai pupuknya, tanaman buah-buahan di pupuk dengan pupuk organik dari hasil pengomposan sampah rumahtangga. Tinggal nyari yang mau nemanin aja nih… ;p
Link: http://clearwaste.blogspot.comSebagian besar isi blog ini adalah percobaan yang dilakukan penulisnya untuk menghasilakan kompos dari sampah. Yang menarik dari blog ini adalah, apa yang dimuat didalamnya sangat mungkin untuk dicoba karena caranya sederhana dan biayanya sangat rendah. Dan untuk lebih meyakinkan pembaca untuk mencoba, blog ini juga mencontohkan dan memperlihatkan hasil penggunaan komposnya dalam bentuk pertanian skala rumah tangga.
Link: http://www.keranjangtakakura.blogspot.comKeranjang Takakura merupakan alat pengomposan skala rumah tangga yang ditemukan Pusdakota bersama Pemerintah Kota Surabaya, Kitakyusu International Techno-cooperative Association, dan Pemerintahan Kitakyusu Jepang pada tahun 2005. Keranjang ini dirakit dari bahan-bahan sederhana di sekitar kita yang mampu mempercepat proses pembuatan kompos.
Serba-serbi tentang keranjang ajaib ini bisa dilihat di blog ini.
Buat yang mau ber-wakaf sambil melestarikan lingkungan, sekarang ada yang namanya program Wakaf Pohon Produktif dari Tabung Wakaf Indonesia Dompet Dhuafa (TWI-DD).
Program ini mempunyai tujuan mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa wakaf yang merupakan bentuk shadaqah jariyah dapat digunakan untuk kepentingan konservasi lingkungan yang dapat menyelamatkan lingkungan dan masyarakat dari musibah. Dan pemilihan pohon produktif sekaligus dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Wilayah yang menjadi sasaran Wakaf Pohon Produktif ini adalah lahan produktif yang menjadi Daerah Resapan Air (DAS) atau daerah yang menjadi hutan lindung,hutan adat atau wilayah lain yang rawan mengalami kerusakan alam. “Tidak seorang muslim pun yang menanam tanaman atau menaburkan benih, kemudian dimakan oleh burung atau manusia, melainkan dia itu baginya merupakan sedekah.” (Riwayat Bukhari dan Muslim) “Tidak seorang muslim pun yang menanam tanaman, kecuali apa yang dimakan merupakan sedekah baginya, dan apa yang dicuri juga merupakan sedekah baginya dan tidak juga dikurangi oleh seseorang melainkan dia itu merupakan sedekah baginya sampai hari kiamat.” (Riwayat Muslim) Buat yang berminat, silakan menghubungi : Tabung Wakaf Indonesia – Dompet Dhuafa Perkantoran Margaguna Jl. Radio Dalam Raya No.11 Jakarta Selatan Telp. 021-7211035 HP : 081317741166 (Hendra)/ 081398003626 (Novi) Fax. 021-7211005 Website www.tabungwakaf.com
Kumpulan link diimport dari blogger yang udah di hapus...
50 tahun lagi, pulau x akan hilang, akan terjadi kekurangan bahan pangan, satwa x, y akan punah, tumbuhan, z akan punah, suhu akan naik, udara semakin kotor, dll.Itu mungkin informasi yang sering kita dengar belakangan ini, seiring dengan semakin naik daunnya isu lingkungan hidup. Tapi pernah gak sih kita bertanya, benar gak akan terjadi seperti itu? Atau kita hanya percaya saja karena apa yang disampaikan berdasarkan hasil penelitian lembaga-lembaga ternama dan diakui. Sekarang pertanyaannya, siapa yang bisa menjamin akan benar-benar terjadi seperti itu, atau siapa yang bisa menjamin bahwa bumi ini usianya akan sampai pada waktu yang diperkirakan tadi? Jawabannya TIDAK ADA. Karena kita harus yakin bahwa yang menentukan semua itu adalah Allah SWT. Bukan para peneliti itu. Lalu apakah kita diam saja dan pasrah? Tentu tidak. Kerusakan yang ada sekarang adalah karena ulah manusia, karena itu dengan tangan kita sendiri lah harus kita benahi. Allah membuat kita merasakan akibat kerusakan yang kita perbuat. Tapi juga memerintahkan kita dengan tangan kita sendiri untuk berubah, berbenah memperbaiki kerusakan tersebut. Lalu, apakah sikap kita yang mengabaikan kemungkinan-kemungkinan yang bisa saja terjadi dimasa depan itu, menandakan bahwa kita adalah manusia yang tidak mempunya pandangan kedepan? Sekali lagi TIDAK. Kita hanya berusaha menggunakan seluruh potensi yang kita miliki untuk hasil terbaik di masa sekarang. Tanpa dibebani ketakutan dan kekhawatiran akan rusaknya bumi beberapa puluh tahun nanti. Rusak tidaknya masa depan bumi ditentukan ditentukan dari apa yang kita lakukan saat ini. Dengan berusaha melakukan perbaikan selama masih ada kesempatan, tanpa terbebani hal-hal yang belum pasti terjadi, kita justru menjadi manusia yang jauh memandang kedepan. Melebih ruang dan waktu yang bisa diperkirakan manusia. Masa dimana semua perbuatan akan dimintai pertanggung jawabannya. Inilah masa depan yang harus kita yakini kebenarannya. Kalau seorang wanita di jaman Rasulullah bisa dimasukan kedalam neraka karena menahan kucing tanpa makan, maka harusnya manusia memikirkan balasan terhadap kerusakan lingkungan yang lebih parah yang telah dilakukannya. Menebang ribuan hektar hutan yang berakibat bencana yang merenggut nyawa manusia, mencemari sungai dengan limbah beracun, mengotori udara dengan asap beracun dan kerusakan-kerusakan lainnya. Dengan kesadaran akan masa depan yang seperti ini, maka seharusnya kita bisa bekerja optimal melakukan perbaikan untuk masa sekarang, selagi masih ada kesempatan, sebelum datang saat dimana penyesalan kita tidak bernilai lagi. Jadi, jika ada seruan terhadap perbaikan lingkungan, maka bunyinya haruslah: "Mulai dari sekarang, dan mulai dari diri sendiri"
NB:Sebagai langkah kongkritnya, berikut dilampirkan bagaimana kita bisa memulai kepedulian terhadap lingkungan dengan mengelola sampah rumah tangga kita dengan baik.
Attachment: mengenal sampah.pdfAttachment: bagaimana mengurus sampah.pdf
Informasi yang tersedia di dalam Direktori ini dapat dijadikan acuan yang baik bagi konsumen, penangkar/penyalur bibit dan instansi pemerintah yang terkait yang ada di Bogor dan wilayah lain di seluruh Indonesia yang berminat untuk mengembangkan dan memproduksi tanaman.
Silahkan download attachment-nya
Attachment: BK0077-05.PDF
Di bawah ini saya attach e-book yang membahas tentang pandangan Islam terhadap lingkungan hidup, hutan dan konservasi alam. Secara garis besar isinya adalah: 1. Masalah akidah yang merupakan dasar kehidupan kaum muslim 2. Pandangan Islam terhadap lingkungan, satwa, tumbuhan, tanah, air, udara 3. Posisi manusia di tengah alam dan lingkungannya 4. Pengaturan lingkungan dalam Islam baik itu secara individu maupun melalui pemerintahan.
Attachment: environment_in_islam.pdfAttachment: conservation_islam_wwf.pdfAttachment: IslamEnviroment.pdf
Ditengah gegap gempita tampilan website atau blog yang semakin banyak dan semakin menarik, keberadaan mailing-list (milis) sebagai pusat perputaran informasi di internet sepertinya belum bisa tergantikan. Banyaknya sumber dan cepatnya perputaran informasi menjadi andalannya. Milis adalah tempat berkumpulnya para pencari dan penyebar informasi. Saling berdiskusi dan bertukar pendapat serta info-info terbaru sesuai dengan topik masing-masing milisnya. Dan dunia kehutanan pun tidak ketinggalan. Beberapa milis yang cukup aktif dalam membahas masalah-masalah kehutanan dan lingkungan hidup antaranya: lingkungan@yahoogroups.com fkkm@yahoogroups.com rimbawan-interaktif@yahoogroups.com gpindo_volunteer@yahoogroups.com
| |